when you look at a person, any person, remember that everyone has a story.
everyone has gone through something that may has changed them.
everyone has gone through something that made them who they are today.

share your story,
write a blog.
:)

Cheers For The Fast Times

Friday, 9 May 2014

Melek Media Online

We're living in the digital age. We are, the digital generation. Yes, ga bisa dipungkir, teknologi semakin maju. Media-media konvensional seperti koran, buku, perlahan mulai ditinggalkan dan orang-orang beralih ke e-book, dan tentunya, media online.

Kalo dulu,



Kalo sekarang,


Jaman dulu, ketika ada yang punya talent nyanyi atau main musik mau cari produser rekaman, dibawanya ke TVRI. Harus cari langsung ke radio-radio ataupun perusahaan musik rekaman. Syukur-syukur abis itu keluar albumnya ada yang beli. Syukur-syukur yang beli nyampe se Indonesia.

Sekarang? Cuma dengan modal kemauan, kamera hp, dan internet, Justin Bieber cukup mengupload video dia ke youtube dan VOILA! Semua orang di dunia ini yang punya akses internet dan mengakses youtube bisa ngeliat dia nyanyi. Semua orang di dunia kenal dia.

Internet mengubah hidup kita. Terutama orang-orang di atas kita sih (baca: generasi yang lahirnya tahun 60-80an). Mereka mengalami yang namanya internet baru muncul sampai sekarang jadi konsumsi 'wajib' tiap orang. Yes, internet bikin hidup kita makin mudah.

Tapi seperti semua hal lainnya di dunia ini, saat ada yang positif, ada juga negatifnya.

Internet bikin kita jadi apa?
Bahasa halusnya, jadi serba instan. Bahasa kasarnya, bikin kita males.

Internet bikin kita jadi apa?
Internet yang bersifat global, menghilangkan batas-batas geografis dan melunturkan perbedaan sosial dan budaya. Trennya sekarang adalah "Global Culture" atau "World Citizen". Perang yang paling ampuh adalah perang budaya, bukan lagi perang sumber daya.

Internet bikin kita jadi apa?
Dunia maya menjadi tempat orang untuk menemukan identitas lain dari dirinya. Adanya anonimitas membuat kita sangat mudah untuk menjadi seseorang yang bukan kita.

Internet bikin kita jadi apa?
Melunturkan batasan security atau privacy. Seringkali kita dengan mudah menuliskan data-data pribadi kita di Internet.

Internet bikin kita jadi apa?
Bikin kita lebih mudah memperlihatkan karya kita. Namun di sisi lain kita semakin tidak menghargai karya orang lain. Hal ini berkaitan dengan copy paste, segala macam download dan piracy.

Internet bikin kita jadi apa?
Bikin kita lebih mudah mengakses informasi dari manapun dan menyebarkan informasi dengan real-time. Jeleknya? Karena semua bisa menyebarkan informasi, bisa jadi informasi yang disebar itu palsu dan bermaksud buruk. Ada juga yang bilang, hal ini bikin kita kurang menghargai pengetahuan karena apa-apa bisa di google.

Satu kalimat yang paling 'ngena' di talkshow kemarin,

"Think again. Apakah kamu sama pintarnya tanpa internet?"
If not, you are a network dependent.

BUT THEN, bukan berarti kita gak boleh menggunakan internet. Despite semua kejelekannya, internet sangat helpful untuk kehidupan kita. Jadi selama kita bisa memfilter bagaimana cara kita menggunakannya, kenapa tidak?

Bagaimana cara menggunakan internet dengan baik?

  • Selalu berhati-hati dan cermat dalam apa yang kita bagikan kepada orang lain, misalnya mengupload foto, artikel, penelitian, dll. Hati-hati disini, maksudnya jangan sampai ternyata kita melanggar copyright issue. Selalu cantumkan sumber.
  • Cermatilah apa yang anda baca, tonton, ataupun dengar.
  • Jujurlah dengan menjadi diri anda sendiri


Punya ide dan ingin mempublikasikannya melalui internet? Berikut beberapa cara agar lebih efektif.




ketika merencanakannya, jangan lupa buatlah tujuan dan perencanaan yang SMART.





Semoga menginspirasi, selamat berkarya!

Sumber: Talkshow "Melek Media Online" bersama Pak Syauqi Lukman. LKMM School of Leader VII, Universitas Padjadjaran, Jatinangor 2014.

cheers, hnalmirap™

Etika dalam Diskusi Ilmiah






Semoga menginspirasi, selamat berkarya!
Cheers, hnalmirap™

Salam Satu UNPAD!



cheers,
hnalmirap :)