when you look at a person, any person, remember that everyone has a story.
everyone has gone through something that may has changed them.
everyone has gone through something that made them who they are today.

share your story,
write a blog.
:)

Cheers For The Fast Times

Sunday, 2 May 2010

mencoba menulis di #haripendidikan

hnalmira's here
listening to : Dear Maria, Count Me In - All Time Low

***

IT'S BEEN A LOOOOOOOOOOOOOOONG TIMEEEEEEEEEEEEEEEEEE, right?
am kinda surprised when i see my last post was about 5 months ago, right when the clock's ticking to year 2010. and yes, my baby followers and readers, it's MAY already.

***

anyway,
SELAMAT HARI PENDIDIKAN, INDONESIA ♥

SEJUJURNYA, tadi pagi, pas bangun sampe sebelum buka twitter, gue bener-bener lupa kalau hari ini adalah tanggal 2 Mei yang mana adalah Hari Pendidikan Nasional. thanks to @salmanaristo and @ummagina yang mengingatkan dengan tweets-nya.



Kadang gue gemes banget kalo denger orang-terutama pelajar-ngomong:
"Alah, pendidikan di Indonesia kapan majunya?!"
Rasanya kalo ada yang ngmng kayak gitu, pengen gue kasih liat list prestasi anak2 indonesia, di bidang akademik, yang BEJIBUN banyaknya.
Gimana mau maju kalau pelajarnya sendiri juga ga ada keinginan untuk maju?

Gue gak bilang kalau pendidikan di Indonesia udah sempurna, nggak, bukan, lebih tepatnya, belum.

Sebelum gue cerita macem2, gue bakal cerita dulu tentang sekolah gue.
Sekolah gue adalah sekolah yang ngambil kurikulum setengah-setengah, atau nama kerennya, sekolah yang menganut sistem "National Plus" yang kurikulumnya based on Cambridge. Bagi yang mau tau, nama sekolah gue SEKOLAH GLOBAL MANDIRI, ever heard of it?




Nah, yang mau gue ceritain adalah, GUE KAGET DENGAN TINGKAT KESULITAN PELAJARAN-PELAJARAN SAINS DI KURIKULUM DIKNAS. Demi Allah, deh. Kalau di kurikulum Diknas, detiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiil banget. sedangkan yang 3 tahun terakhir gue pelajarin gak segitu dalemnya. Emang yang dipelajarin topiknya banyak, tapi itu cuma kayak dasar-dasarnya. Nah yang di diknas, subhanallah banget lah. pantesan anak-anak Indonesia banyak yang menang di Olimpiade2 Sains International.


Sedangkan kalo di kurikulum IGCSE, gak segitunya kaleee. gak sampe sedetil-detilnya gitu. Makanya gue amaze banget sama anak2 yang mempelajari full kurikulum diknas. keren abis.


Tapi, disinilah strong point sekaligus weak point nya pendidikan di Indonesia.
Masalahnya adalah, gak semua orang bisa ngafalin materi yang bejibun banyaknya.


Gini, kalau di Indonesia masalahnya adalah kita diwajibkan untuk mempelajari SEMUA subject yang disediakan diknas. Meanwhile, kalau di luar negeri, kita MEMILIH beberapa dari subject-subject yang disediain.

Sebagai contoh, seorang temen gue sekolah di Sekolah Swasta Internasional. Disana, setelah kelas 10, mereka tinggal milih 6 pelajaran yang akan mereka pelajari sampai the rest of their high school time. Jadi temen gue ini tinggal milih pelajaran yang dia suka dan yang bakal jadi jurusan dia untuk seterusnya, yang mana adalah, music, chemistry, math, biology, english, and humanism. jadi ya nanti sampe dia lulus, dia belajarnya itu-itu aja. berasa kuliah.


Menurut gue, dengan cara itu kita bisa lebih fokus dengan apa yang kita mau & tujuan kita di masa depan nantinya.


dan selain itu, menurut gue harusnya ada satu subject yang diWAJIBKAN oleh diknas, yaitu: LIBRARY TIME. 
 
ayo tumbuhkan minat baca anak-anak Indonesia!


***


cheers,
hnalmira :)